Surat Kabar Online, Amanah Anak Negeri, 

Ayu Azhari: Saya Korban Janji Ahmad Fathanah


Ayu Azhari memberi keterangan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Ahmad Fathanah terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang rekomendasi kuota impor daging sapi (1/5). Tempo.co.


Rabu, 01 Mei 2013



Jakarta- Pesinetron Ayu Azhari menyatakan telah diberi harapan kosong soal pekerjaan oleh Ahmad Fathanah, tersangka korupsi dan pencucian uang impor daging sapi. Pemilik nama asli Khadijah Azhari ini sempat mendapatkan janji untuk mengisi beberapa acara yang diadakan Fathanah.

"Sebenarnya saya korban," kata Ayu usai pemeriksaan tujuh jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu, 1 Mei 2013. "Saya korban dari kerjaan yang ia janjikan."

Nyatanya, semua janji dari teman dekat bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq itu tak pernah ada yang terwujud. Kata Ayu, Fathanah memintanya melakoni pekerjaan sebagai artis. "Urusannya sama nyanyi," ujar dia.

Ayu membantah disebut sudah menerima duit dari Fathanah. Dia mengklaim, pekerjaan yang ditawarkan untuk ajang pemilihan kepala daerah. "Untuk entertainment." Namun Ayu membantah mempunyai hubungan khusus dengan Partai Keadilan Sejahtera. "Tidak ada kaitannya dengan partai," ujar kakak Sarah Azhari ini.

Selama mengenal Fathanah, Ayu sempat dikenalkan dengan sejumlah orang. Katanya, mereka adalah klien Fathanah. Ada yang dari Bandung dan Sulawesi Selatan. "Dia mengaku jadi koordinator acara-acara itu," ujar Ayu.

Kasus suap impor daging sapi terungkap saat komisi antikorupsi menangkap Ahmad Fathanah di Hotel Le Meredien dengan seorang wanita muda, Maharani Suciono, pada 29 Januari 2013. Fathanah diduga menerima duit Rp 1 miliar dari direktur dan pemilik PT. Indoguna Utama, importir daging, Juard Effendi dan Arya Abadi Effendi. Rencananya, duit itu diberikan kepada Luthfi guna mendapatkan kuota impor daging.

Sumber :  tempo.co
Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

Semangat para buruh yang tak kunjung padam


Buruh memadati jalanan utama Jakarta untuk menyuarakan tuntutan mereka pada peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5). (antaranews.com )


Rabu, 1 Mei 2013



Jakarta, - Ribuan buruh yang turun ke jalanan Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Internasional pada Rabu kembali menyuarakan tuntutan utama yang selalu mereka sampaikan lewat aksi-aksi mereka dalam beberapa tahun terakhir: pengupahan layak dan penghapusan sistem alih daya.

"Sebenarnya kami juga jenuh karena menuntut hal yang sama, tapi keputusan pengupahan itu diundur terus," kata anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Wisley Manuhung, yang bekerja di pabrik garmen di kawasan industri Cikarang, Bekasi.

Mereka masih menuntut upah yang lebih tinggi karena merasa belum menerima upah yang sesuai dengan standar hidup layak di kawasan industri.

Sementara penerapan sistem alih daya, menurut anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Gultom, membuat sebagian pelaku industri menggunakan jasa pihak ketiga untuk merekrut pekerja untuk bidang pekerjaan inti meski seharusnya tidak diperbolehkan.

"Kewajiban perusahaan untuk mengangkat pegawai masih dilimpahkan ke yayasan sehingga kesejahteraan mereka, seperti jaminan kesehatan seringkali tidak terpenuhi," kata Gultom.

Anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Wawan, mengatakan, upah para pekerja alih daya juga seringkali ditangguhkan oleh penyedia layanan tenaga alih daya.

"Kami minta pemerintah menindak tegas perusahaan-perusahaan dan yayasan yang menangguhkan upah buruh karena ada sebagian perusahaan dan yayasan yang tidak mau ikuti keputusan pemerintah," kata Wawan.

Selain kedua tuntutan itu, para pekerja untuk menuntut penerapan sistem jaminan sosial nasional, penghentian pemberangusan serikat pekerja, pengesahaan Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga, dan revisi Undang-Undang Buruh Migran No. 39 tahun 2004.

Beberapa organisasi massa seperti Komite Aksi Perempuan juga mengusung isu diskriminasi, pelecehan seksual, dan kekerasan terhadap buruh perempuan.

Seperti pada peringatan Hari Buruh tahun sebelumnya, buruh berbagai perusahaan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Serang, dan Cilegon turun ke jalan untuk menyuarakan lagi tuntutan mereka.

Berharap aksi mereka kali ini bisa membawa perubahan.


Sumber :  .antaranews.com
Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

Drs H Syamsuar M.Si, : “Memimpin Butuh Kesabaran dan Kehati-hatian Tingkat Tinggi”.




Siak Amanah anak negeri


Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si menghadiri secara resmi Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak (GMPKS) di Gedung UPT Pertanian Provinsi Riau di Kubang Kampar kemarin (19/4/2013). Bupati yang hadir didampingi Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Siak Yurnalis tersebut berkesempatan membuka secara resmi kegiatan tersebut sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada kader-kader muda mahasiswa yang tergabung dalam GMPKS. Dengan tema “Menciptakan Kader Yang Peduli dan Bergerak Dalam Mencari Solusi Untuk Negeri”, acara ini direncanakan dilaksanakan pada tanggal 19-21 April 2013.

Dalam arahannya Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si memberikan motivasi dan support kepada para mahasiswa kader GMPKS. Bupati mengatakan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin tidak hanya diperlukan bakat, namun perlu diasah dalam kegiatan-kegiatan keorganisasian seperti dilaksanakan pada hari ini. “kepemimpinan itu tidak dilahirkan, tapi lahir dari diri sendiri. Untuk itu perlu diasah dari ajang seperti ini karena tidak kita dapatkan dikampus. Memimpin itu tidak hanya bicara bakat, tapi juga kesabaran dan kehati-hatian dalam mengambil setiap keputusan. Terkadang kita tidak bisa memandang dinamika kebijakan kepemimpinan dari luar semata. Namun juga perlu dilihat dari perspektif internal dalam manajemen kepemimpinan.  Kalau tidak hati-hati dan sabar, potensi ledakan dinamika sosialnya amat tinggi” ujar Bupati.  Ditambahkannya lagi, menurutnya hari ini banyak ditemui mantan aktivis yang vokal pada masa orde baru yang setelah masuk dalam jajaran penting birokrasi justru cenderung lebih berhati-hati dalam mengambik kebijakan. “sebut saja pak Velix Wanggai mantan ketua Mahasiswa Indonesia di Australia, beliau saat ini menjadi staf khusus Presiden yang tentunya harus bersikap hati-hati dan penuh kesabaran dalam melaksanakan tugas negara. Ini membuktikan bahwa dalam memimpin kesabaran dan kehati-hatian dalam mengambil keputusan mutlak diperlukan”jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum GMPKS Andri Saputra berharap melalui kegiatan seperti ini para kader muda mahasiswa GMPKS dapat lebih mengenal aspek sosial geografis Kabupaten Siak. Sebab menurutnya, membangun Kabupaten Siak perlu diawali dengan proses pengenalan pola pikir dan motivasi hidup masyarakat. “proses ini merupakan langkah awal mempersiapkan kader dalam keikutsertaan membangun kampong halaman. Tentu sebelumnya kita harus tahu betul isi perut masyarakat kampong halaman kita. Ajang ini merupakan bagian dari learning social yang tidak diajarkan oleh Kampus” paparnya.(ABB)




Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

QUEEN STARK WATER PARK SIAK SRI INDRAPURA

  

Tempat berlangsungnya pertemuan Alumni APDN Angkatan XI Pekanbaru.


Siak,Amanah anak negeri

Untuk mempererat tali silaturrahmi dan menghadirkan kembali keakraban antar sesama alumni APDN Pekanbaru, para Alumni APDN Angkatan XI Pekanbaru (1983-1987) dari provinsi Riau dan Kepulauan Riau, menggelar reuni dan pertemuan yang diselenggarakan di Queen Stark Water Park, Siak Sri Indrapura, Sabtu (27/4) malam.

Dengan tajuk “Semalam Dalam Kenangan” ragam cerita suka dan duka yang dilalui saat bersama-bersama di asrama, menimba ilmu dengan berbagai kesulitan dan tantangan seolah terurai kembali. Satu persatu para alumni yang saat ini tentu saja tidak lagi muda saling bertemu, bertanya kabar, bercengkrama ria dan bercerita tentang semasa dulu diulit kembali, tak sedikit pula malam keakraban ini dihiasi dengan pelukan hangat rekan dan sahabat yang dahulunya memiliki cerita, meski sebenarnya usia sudah jauh meninggalkan peristiwa itu. Namun demikian ragam cerita dan peristiwa lampau itu tidaklah serta merta meninggalkan ingatan tanpa bekas. Para alumni angkatan XI ini bahkan masih mengingat kisah-kisah semasa dulu yang diceritakan secara bergantian melalui pengeras suara, tak jarang pula tepukan hangat serta tawa ikut menambah kehangatan pertemuan tersebut.

Peristiwa yang telah menjadi kenangan tersebut kembali tersaji ditengah-tengah suasana keharuan. Karena dengan kesibukan dan karir yang dijalani membuat para teman dan sahabat ini lama tidak bertemu. Ada yang datang dari Tanjung Pinang, bahkan ada pula yang dating dari Natuna. “Ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa, 30 tahun bukanlah masa yang singkat ketika semua itu dilalui bersama. Saya berharap reuni ini bias kembali meningkatkan silaturrahmi dan semangat kebersamaan diantara kita. Meski masih ada sebagian dari rekan-rekan yang belum berkesempatan hadir oleh karena kesibukan dan hal penting lainnya, namun kita tetap mendo’akan agar rekan-rekan senantiasa dalam keadaan sehat dan dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kita juga senantiasa berdo’a untuk sahabat yang saat ini telah lebih dulu dipanggil oleh allah SWT,” demikian dikatakan Syamsuar yang merupakan Alumni APDN angkatan XI yang saat ini menjabat sebagai Bupati Siak.
“Mudah-mudahan kesempatan ini bias sedikit melepas kerinduan diatara kita,” ungkapnya. Ia berharap rekan-rekan sesama alumni bisa mendo'akannya agar bisa melaksanakan tugas memimpin Siak berjalan dengan baik dan dapat berbuat baik untuk negeri. “Termasuk memberikan masukan dan saran,” imbuh nya.

Selain banyak meniti karir dibidang pemerintahan, baik di tingkat provinsi Riau dan Kepulauan Riau, para Alumni angkatan XI ini juga melaksanakan tugas di tingkat kabupaten dan kota, bahkan ada pula yang sudah purna bakhti maupun terjun kedunia politik.
Sementara itu Riska Utama salah seorang alumni angkatan XI mengungkapkan rsa terimakasihnya atas apa yang telah dilakukan oleh tuan rumah berkat terselenggaranya acara ini. Hal senada juga diungkapkan oleh Rozali Saidun yang saat ini menetap di kota Bengkalis ikut memberikan apresiasi terhadap kabupaten Siak dengan segala pencapainnya.Ini adalah contoh negeri yang mendapat berkah dari Allah SWT. Berbagai kemajuan telah berhasil diraih,” ujar Rozali yang pada malam itu mengenakan kemeja kuning. “Siak dalam MTQ memiliki prestasi yang cukup baik, bahkan saya selaku ketua LPTQ Bengkalis dalam waktu dekat akan belajar ke Siak. Kenapa mesti malu untuk belajar,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda Siak Drs H Amzar yang merupakan Angkatan VIII selaku alumni paling senior malam itu ikut menitipkan pesan agar tugas yang dijalankan dapat dijalankan sepenuh hati dan penuh keihklasan. Dikatakannya berbagai posisi dan jabatan penting yang dipercayakan kepada para alumni, bukan karena alumninya, melainkan karena profesionalitas. Oleh karena itu ia menekankan agar para alumni benar-benar bekerja secara maksimal dan harus senantiasa memberikan yang terbaik.
Tampak pula hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi yang merupakan Alumni angkatan XIII beserta Ibu Hj Rosyidah Alfedri, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar, para alumni angkatan XI termasuk Asisten II dan III Drs H Syafri Lenti dan Drs H Jamaludin dari angkatan XI dan beberapa dari XII serta para pejabat dilingkup pemerintah kabupaten Siak. (ABB)





Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

H Alfedri, Wakil bupati Siak lantik 64 Orang Pengurus BPD kecamatan Lubuk Dalam



Siak,Amanah anak negeri

Sebanyak 64 orang  dari 7 Desa seKecamatan Lubuk Dalam dilantik menjadi pengurus BPD di Desanya masing-masing oleh Wakil Bupati Siak H Alfedri di halaman kantor camat Lubuk Dalam, Selasa 23/04/2013.
Dalam sambutannya Wabup Siak H Alfedri mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk  menggalang persatuan dan kesatuan dalam rangka melaksanakan pembangunan di desannya agar desa kita menjadi desa yang terdepan terbilang, gemilang dan cemerlang dibandingkan dengan desa-desa lainnya.

Dan kepada Pengurus BPD yang baru dilantik masa priode 3013 sampai 2019 itu dapat  menjalin kerjasama atau komunikasi dengan Kepala Desa dan Instansi terkait.
Terkait dengan hari Kartini kemaren lanjutnya, peran perempuan yang berkiprah dalam pembangunan sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-Undang Negara kita untuk melibatkan perempuan dalam rangka kesetaraan gender yang tidak melalaikan tugas utamanya sebagai perempuan.

Wabup juga mengharapkan agar anggota BPD ini untuk mengawasi roda pemerintahan desa, seperti kegiatan dari APBN, APBD maupun APBDesa dan pokmas. Saya juga mengingatkan kepada anggota BPD yang baru dilantik agar membuat tata tertib untuk melakukan sidang musyawarah desa sehingga nantinya dapat merumuskan beberapa hal yang positif.

Kita juga baru menetapkan peraturan daerah tentang Laporan dan Pertanggungjawaban Pemerintah Desa, artinya Pemerintah Desa setiap akhir tahun harus membuat laporan penyelenggaraan pemerintahan desanya yang disampaikan kepada BPD dan Bupati.
Disini kami ingatkan kepada kepala Desa dan BPD agar sama-sama merancang atau menyusun dan merumuskan APBD Desa tersebut, sehingga sewaktu membuat laporan pertanggungjawabannya. Dengan hasil tersebut tentunya BPD dapat membandingkan bagaimana rencana dulu dengan  realisasi dan pencapaian-pencapaian kinerja pemerintah desa, dan takkalah pentingnya lapoaran penyelenggaraan pemerintah desa ini dijadikan sebagai dokumen dalam rangka menggunakan dana silva, Karena pemerintah Desa ini adalah suatu entitas pelaporan karena ada APBDesa sedangkan Camat hanya membuat entitas akuntansi yang dilaporkan kepada Bupati.
Sebagai entitas laporan bisa menggunakan dana Silva atau dana sisa anggaran tahun sebelumnya dengan syarat harus membuat laporan pertanggungjawabanya terlebih dahulu, tegas Wabup.
Pada tahun ini Kecamatan Lubuk Dalam ditunjuk sebagai penanganan gizi buruk atau puskesmas rujukan se Provinsi Riau untuk itulah pada tahun ini akan dibangun Puskesmas 2 lantai di kecamatan Lubuk Dalam oleh pemerintah kabupaten Siak melalui dinas terkait, termasuk juga kecamatan Kandis, Tualang, Sabak Auh, dan Bungaraya serta Perusahaan Swasta dikemacatan Minas juga akan membangun Puskesmas 2 lantai.

Pelantikan tersebut sesuai dengan keputusan Bupati Siak Nomor 212 sampai 218/HK/KPTS/2013 tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua, Wakil, Sekretaris dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Lubuk Dalam, Rawang Kao, Rawang Kao Barat, Sialang Baru, Srigading, Empang Baru, dan Desa Sialang Palas Kecamatan Lubuk Dalam.
Hadir pada kesempatan itu Camat Tualang Mursal bersama unsur Upika Kecamatan, tokoh masyarakat, KUA kecamatan Lubuk Dalam, serta sejumlah Kepala Desa.(ABB)







Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

Drs H Syamsuar Bupati Siak terima kunjungan forum anak sekabupaten siak




Siak,Amanah anak negeri

 Bupati Siak Drs H Syamsuar melakukan pertemuan dengan perwakilan pelajar yang tergabung dalam Forum Anak Kabupaten Siak di ruang kerjanya, Senin (22/4). Pertemuan ini dihadiri Ketua dan Pengurus Forum Anak kabupaten Siak, Kepala BP3AKB Arfan Usman serta Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Siak.

Dalam pertemuan ini Ketua Forum Anak se Kabupaten Siak Budi Pramoto menjelaskan maksud kedatangannya adalah selain untuk bersilaturrahim dengan Bupati Siak, juga bermaksud menyampaikan berbagai program kegiatan yang akan dilakukan oleh Forum Anak. Selain itu ia mangatakan bahwa forum anak memerlukan sumbangsih pemikiran bupati. Bupati juga diberikan kesempatan untuk memilih logo yang akan ditetapkan sebagai logo Forum Anak.

Budi Pramoto yang merupakan siswa SMA 1 Bunga Raya menjelaskan bahwa forum anak merupakan wadah untuk berkumpul guna mengetahui berbagai pengetahuan terkait anak-anak, seperti hak-hak anak, potensi, bakat dan wadah pencarian solusi guna pemecahan masalah yang dihadapi oleh anak-anak. Termasuk menciptakan kemandirian dan meningkatkan kemampuan anak melalui penggalian potensi dalam diri setiap anak. Akan tetapi jelas Budi, berbagai program kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya masih terkendala soal dana, namun demikian ia menegaskan bahwa hal itu tidak mempengaruhi eksistensi forum anak yang diketuainya.
Bupati Siak dalam kesempatan yang sama mengungkapkan rasa bangganya atas apa yang telah dilakukan oleh para siswa dan siswi yang tergabung dalam forum anak. “Saya mengucapkan terimakasih dan merasa bangga walaupun dalam keterbatasan anggaran dan dana tetapi sudah mampu melakukan berbagai kegiatan dan pertemuan. Mudah-mudahan hal ini nanti akan semakin mendapatkan hasil yang terbaik dan pemerintah komit untuk mendukung program forum anak kabupaten Siak,” tegas Bupati.

“Barangkali dengan adanya forum anak tentu saja bisa membantu kami (pemerintah) untuk melakukan komunikasi guna membangun dan membicarakan permasalahan anak-anak,” imbuh nya.
Selain seperti yang sudah disampaikan, menurut Syamsuar forum anak dapat dijadikan sebagai wadah konseling anak. Terutama bagi anak-anak yang sedang mengalami masalah. "Anak-anak seperti ini tentunya mengharapkan bantuan kita dan membutuhkan perhatian yang lebih dari kita," ujar Bupati.

Keprihatinan terhadap permasalahan anak saat ini tentu saja masih berkisar seperti anak-anak yang putus sekolah, padahal pemerintah sudah menggratiskan biaya pendidikan. Kondisi ini diperlukan pengertian dari orang tua mengenai pentingnya pendidikan terhadap anak. "Jadi kalau ayah atau ibu sekolahnya rendah, tamat SD misalnya tetapi anaknya harus sekolah setinggi mungkin sesuai dengan kemampuannya," ungkap Bupati.
Oleh karena itu Syamsuar memandang Forum Anak hendaknya bisa memberikan motivasi terhadap rekan-rekannya untuk bisa meraih pendidikan sebaik mungkin.

"Kita sudah ada rencana untuk membuat perda wajib pendidikan 12 tahun. Jadi jika ada orang tua yang sudah mempekerjakan anaknya tanpa memperhatikan pendidikan, maka orang tua bisa dikenakan denda,” lanjutnya. Selain itu Bupati menegaskan bahwa anak-anak harus memiliki keterampilan, kecerdasan otak yang juga harus dibarengi dengan kecerdasan iman, berbudi pekerti luhur serta beriman dan tekun beribadah.

Sementara itu dijelaskan Bupati untuk mengantisipasi berbagai kenakalan dan prilaku menyimpang tentunya harus ada penyaluran bakat. "bakat anak harus disalurkan, forum anak jika melihat ada bakat yang tersalurkan, beri input dan masukan kepada bapak," ujar nya. "Sekarang hobby dan kemampuan yang harus ditingkatkan adalah kemampuan untuk berwirausaha, akan tetapi minat untuk berwirausaha itu yang masih kurang," imbuh nya. (ABB/hms)

Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

Hari Buruh, Ribuan Polisi Siaga di Bundaran HI

Sebuah demonstrasi buruh di Bundaran HI (VIVAnews.co.id )


Aktivis buruh mendatangi pabrik-pabrik, mengajak berdemonstrasi


Rabu, 1 Mei 2013




Mengantisipasi demo besar-besaran dalam rangka hari buruh, kepolisian telah menyiapkan petugas di sejumlah titik. Di Bundaran Hotel Indonesia, polisi terlihat telah bersiaga sejak pagi hari.

"Sejak pukul 5 pagi, petugas telah disiagakan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Komisaris Besar. Rikwanto, Rabu 1 Mei 2013.

Rikwanto menambahkan, di Bundaran HI, disiapkan sekitar 1.500 personel. Personel yang diturunkan merupakan petugas gabungan dari Polda Metro Jaya dan satuan dari Mabes Polri.

Berdasarkan pantauan, sejumlah petugas lalu lintas pun terlihat mengatur arus kendaraan di sekitar Bunderan HI yang mulai padat.

Buruh Macetkan Depok

Sementara itu, di Depok, Jawa Barat, ribuan buruh mulai berkumpul di kawasan Jalan Raya Bogor Km 35. Saat ini, mereka mulai mengerahkan massa dari sejumlah pabrik di Kota Depok antara lainPT Sanyo, PT Meiwa dan PT Tokai, Rabu 1 Mei 2013.

Akibatnya, kawasan Jalan Raya Bogor khususnya yang berada di Km 35 titik kumpul para buruh di depan PT. Sanyo mengalami macet parah. Pengendara baik itu yang menuju Jakarta maupun Bogor pagi ini mengalami kepadatan. Diperkirakan, macet akan berlangsung hingga siang nanti.

"Hidup buruh!" massa buruh berteriak.

Polisi tampak kewalahan menghadapi banyaknya masa demonstran. Belum diketahui secara pasti apakah mereka akan berangkat ke Jakarta atau tidak. Namun, Abdul, salah satu masa mengatakan, pihaknya akan berencana berangkat ke Jakarta dengan lebih dulu keliling Depok.

Sumber  : metro.news.viva.co.id
Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar

Sven Kamphuis, Hacker Paling "Berbisa" di Dunia

 Sven Olaf Kamphuis(viva.co.id )


Namanya tersohor sebagai penyerang DDoS paling berbahaya.



Rabu, 1 Mei 2013



Usianya baru 35 tahun, tapi ia telah merepotkan kepolisian empat negara. Belanda, Jerman, Inggris dan Amerika Serikat. Pria itu adalah Sven Olaf Kamphuis, aktivis Internet asal Belanda, yang bekerja dalam sebuah perusahaan jasa keamanan Web hosting, Cyberbunker.

Ia menyebut dirinya sebagai juru kampanye untuk kebebasan Internet dan merupakan "cetakan" dari Julian Assange, pendiri WikiLeaks, seperti dilansir Telegraph, 30 April 2013.

Kamphuis tercatat sebagai peretas siber berbahaya di dunia dan dituntut bertanggung jawab atas serangan siber Spamhaus pada 15 Maret lalu. Spamhaus adalah organisasi yang fokus pada layanan anti spam e-mail asal Swiss.

Tak tanggung-tanggung, ia dituduh melakukan serangan berbahaya DDoS (distributed denial of service).

"Lumpuh"

Huffingtonpost melansir, jenis serangan DDoS ini bekerja dengan membanjiri lalu lintas server sehingga memacetkan pesan masuk. Kondisi ini membuat jaringan komputer melambat, padat, karena banyaknya trafik yang masuk. Konon, serangan Kamphuis memberikan dampak jaringan seluruh Eropa melambat, termasuk perbankan, finansial, dan telekomunikasi.

Sebagai gambaran, serangan siber baru-baru ini meningkat hingga 100 miliar bit per detik. Sementara serangan Kamphuis terhadap Spamhaus diperkirakan tiga kali lipat dari besarnya serangan itu. Maha destruktif.

Dampaknya, serangan ini menyebabkan sejumlah jaringan di beberapa negara lumpuh, termasuk situs perbankan AS pada tahun lalu. Namun, tidak diketahui berapa total kerugian akibat serangan ini.

Sementara itu, menurut BBC, jenis serangan DDoS mengirim data 50 Gbps. Untuk serangan terhadap Spamhaus mencapai 300 Gbps. Walhasil, lalu lintas server Internet di Belanda, Inggris Raya, dan AS pun terganggu.

Tapi, akhirnya, petualangan Kamphuis terhenti di Granollers, 35 km utara Barcelona, Spanyol. Ia tertangkap basah dan dituduh menjadi koordinator serangan terhadap Spamhaus.

Kamphuis mengaku, aksinya itu merupakan protes atas keputusan perusahaan anti-spam itu menambah server untuk memblokir spam.

Kepada polisi, ia mengaku sebagai bagian dari Kementerian Telekomunikasi dan Luar Negeri Republik Cyberbunker.


Bunker dan Mobil Van

Uniknya, dalam melancarkan serangannya, Menteri Dalam Negeri Spanyol menduga Kamphuis mampu mengelola serangan jaringan dari sebuah mobil jenis van, yang dilengkapi peralatan berbagai antena sampai pemindai frekuensi. Kadang-kadang, ia juga melakukan serangan dari sebuah bunker.

Meski telah ditangkap dan menunggu hukuman, ia membantah tuduhan di balik serangan siber global yang menyebabkan jaringan komputer melambat di seluruh Eropa itu.

Sebaliknya, ia menganggap sebagai korban konspirasi serangan Spamhaus. Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam proses hukum.

Sumber :   teknologi.news.viva.co.id



Rabu, Mei 01, 2013 | 0 komentar
Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Lanjutkan Membaca »

Kutipan

Setiap bentuk egoisme di kehidupan masyarakat akan menimbulkan konflik yang mendatangkan korban harta dan jiwa.

Oleh karena itu egoisme itulah yang harus ditolak -- egoisme agama, egoisme bangsa, egoisme etnis, egoisme suku, egoisme kekuasaan, egoisme harta.

Pidato Kebangsaan Peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 yang melahirkan Pancasila, 1 Juni 2012, Gedung Nusantara IV, MPR/DPR, Jakarta.

Sumber dari : wapresri.go.id.

Lintas Riau

Lanjutkan Membaca »